Rahasia UKM Naik Kelas: Mengenal Tipe Scaling Up dan Kunci Suksesnya di Indonesia
Pernahkah kamu bertanya-tanya,
mengapa ada usaha kecil yang tetap jalan di tempat, sementara yang lain bisa
melesat menjadi perusahaan besar dalam waktu singkat? Fenomena ini dikenal
dengan istilah scaling up.
Bagi kamu pemilik bisnis,
memahami cara "naik kelas" bukan sekadar soal menambah karyawan,
melainkan sebuah transformasi mendalam pada cara bisnismu beroperasi.
Berdasarkan laporan OECD dan penelitian terbaru di Indonesia, yuk kita bedah
bagaimana sebuah bisnis bertransformasi dan faktor apa saja yang paling
menentukan keberhasilannya.
4 Model Transformasi Bisnis Saat Scaling Up (Versi OECD)
Laporan OECD menjelaskan bahwa scaling
up bukanlah proses yang seragam. Setiap perusahaan punya "jalur"
transformasinya masing-masing. Berikut adalah 4 model utama yang perlu kamu
ketahui:
- Disruptive Innovators (Inovator Disrupsi) Bisnis
tipe ini mengandalkan investasi besar pada teknologi dan riset (R&D). Kamu
menciptakan produk yang benar-benar baru atau cara produksi yang jauh
lebih efisien, sehingga mampu mendominasi pasar dengan cepat.
- Gradual Innovators (Inovator Bertahap) Tidak
semua harus serba canggih dalam semalam. Tipe ini fokus pada peningkatan
kualitas sumber daya manusia dan proses produksi secara bertahap. Mereka
menang karena konsisten menjadi lebih produktif dibanding kompetitornya.
- "More of the Same" Scalers Model ini
adalah ekspansi murni tanpa mengubah model bisnis inti. Contohnya, jika
kamu memiliki toko retail sukses di satu lokasi dan kemudian membuka
cabang ke-10 dengan sistem yang sama persis.
- Demand-Driven Scalers (Dipacu Permintaan) Tipe
ini naik kelas karena faktor eksternal, seperti lonjakan permintaan pasar
yang tiba-tiba. Contoh nyata adalah lonjakan bisnis masker saat awal
pandemi. Namun, karena sifatnya yang mengikuti tren pasar, pertumbuhan ini
terkadang bersifat sementara jika tidak dikelola dengan strategi jangka
panjang.
Faktor Penentu UKM Indonesia Bisa Naik Kelas
Beralih ke konteks lokal, salah
satu tim expert Skale Up mengadakan penelitian mengenai topik ini dan telah diterbitkan
di jurnal internasional. Penelitian tersebut menggunakan metode Analytical
Hierarchy Process (AHP) untuk memetakan apa saja yang membuat UKM di
Indonesia berhasil melakukan scale up.
Pemerintah Indonesia sendiri
menargetkan 6% UMKM untuk naik kelas dalam lima tahun ke depan. Berdasarkan
riset tersebut, inilah urutan faktor yang paling berpengaruh bagi kamu:
- Inovasi: Menjadi faktor terpenting. Tanpa
keunikan atau pembaruan, bisnis akan sulit bersaing di level yang lebih
tinggi.
- Produktivitas: Seberapa efisien kamu
menggunakan sumber daya untuk menghasilkan output menentukan
keberlanjutan pertumbuhanmu.
- Finansial: Akses terhadap modal tetap krusial
untuk mendanai operasional dan ekspansi.
- Modal Manusia: Memiliki tim dengan komposisi
keahlian yang tepat sangat menunjang proses transisi perusahaan.
- Pasar Global: Keberanian untuk melirik pasar
luar negeri membuka peluang pertumbuhan yang jauh lebih besar.
- Usia Perusahaan: Meski penting, pengalaman
bukan satu-satunya jaminan. Perusahaan muda sekalipun punya peluang besar
untuk melesat jika faktor lainnya terpenuhi.
Jadi, Yang Mana Jalurmu?
Menuju scale up adalah
sebuah pilihan strategis. Kamu bisa memilih menjadi inovator yang mendisrupsi
pasar atau tumbuh stabil dengan meningkatkan produktivitas harianmu. Yang
terpenting, data menunjukkan bahwa inovasi dan efisiensi adalah "bahan
bakar" utama agar UKM di Indonesia tidak sekadar bertahan, tapi
benar-benar naik kelas.
Jadi, sudah siapkah bisnismu
bertransformasi tahun ini? Yuk, obrolin tentang peluang bisnismu berkembang
bersama expert tim Skale Up disini.
Referensi:
OECD (2021), Understanding
Firm Growth: Helping SMEs Scale Up, OECD Studies on SMEs and
Entrepreneurship, OECD Publishing, Paris, https://doi.org/10.1787/fc60b04c-en.
Identifying Influential Indonesian SMEs Scaling-up Factors: AHP Quantified. (2024). European Journal of Business and Management Research, 9(3), 119-124. https://doi.org/10.24018/ejbmr.2024.9.3.2312
